Cara Membuat Animasi Kartun Bergerak

Cara membuat animasi kartun bergerak

Cara Membuat Animasi - Animasi adalah sebuah gambar bergerak yang terbentuk dari beberapa obyek yang disusun beraturan. Animasi ini dapat berupa gambar maupun tulisan. Pembuat animasi dinamakan animator. Animator ini harus memiliki logika dalam menentukan gerak suatu obyek dari awal hingga ahkir. Industri film animasi di Indonesia kurang begitu mantap, sehingga sering sekali membeli animasi dari negara tetangga.

Awal mula animasi muncul sebelum tahun 1900. Kemudian terus berkembang dari tahun ke tahun. Perkembangan animasi di Indonesia cukup lambat. Hampir semua film animasi di Indonesia berasal dari luar negeri. Yang sangat disayangkan yakni banyak warga yang tidak mengenali produk animasi lokal. Penggemar animasi di Indonesia cukup banyak, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Animator di Indonesia memiliki kemampuan yang sangat handal dalam membuat animasi.

Berikut cara membuat animasi, antara lain:

Ide cerita

Ide ini berasal dari inspirasi yang muncul untuk membuat animasi. Inspirasi ini bisa didapat dari lokasi sekitar ataupun kejadian yang unik. Hal ini sangat spesifik dan pantas dijadikan sebuah inspirasi. Setelah inspirasi tercipta maka buatlah alur ceritanya. Usahakan ide cerita nyambung dengan alurnya.

Makna

Makna merupakan tujuan dari pembuatan animasi. Apakah makna bagi seluruh masyarakat yang melihat animasi ini juga perlu diperhitungkan. Katergorinya juga perlu diperhatikan, apakah bergerak dalam bidang pendidikan, politik dan sebagainya. Selain itu dampak negatif dan positif juga harus diperhatikan. Jangan sampai membuat sisi negatif bagi para penontonnya.

Buat cerita dalam story board

Membuat animasi juga perlu dituangkan dalam story board atau buku atau komik untuk acuan alurnya. Semakin baik alur ceritanya, maka semakin banyak atau ketebalan komik yang dibuat.

Buat story board kedalam animasi

Setelah membuat story board atau komik, maka langkah terahkir adalah membuat animasi. Animasinya akan dibuat menjadi gambar bergerak dengan mengacu pada story board. Dalam langkah ini animasi akan terlihat lebih menarik untuk dilihat.

Software

Untuk membuat berbagai macam animasi, juga perlu perhatikan sofware yang digunakan. Software ini sangat mempengaruhi hasil animasinya. Contohnya seperti software animasi 2D atau software animasi 3D. Software animasi 2D digunakan untuk membuat animasi tradisional yang memiliki kemampuan menggambar, mengatur gerak, mengatur waktu dan dapat mengimpor suara. Contoh software animasi 2D antara lain Adobe Image Ready, Swish Max, Macromedia Flash, ToonBoom Studio, Corel RaVe, Macromedia Director dan sebagainya.

Software animasi 3D memiliki kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dibanding dengan software animasi 2D. Salah satu kemampuan khususnya adalah untuk animasi pemandangan atau landscape, animasi manusia atau figure, animasi judul atau title dan sebagainya. Software animasi 3D ini sudah cukup banyak dan dapat ditemukan dengan mudah. Contoh software animasi 3D yaitu Anim Pixel, Alligator Flash Designer, Ulead GIF Animator 5, Flash CS4, Easy GIF Animator 5 pro, Adobe After Effect, 3D Studio Max dan sebagainya.

Itu semua merupakan pemahaman dasar cara membuat animasi kartun bergerak. Dasar tersebut harus dipahami agar tidak menimbulkan pro dan kontra pada sebuah film animasi. Penempatan animasi juga harus sesuai dengan kehidupan sekitar, apakah itu sejarah, hiburan dan lainnya. Dari animasi tersebut dapat diciptakan menjadi sebuah film atau game yang bermanfaat.

Indonesia memiliki animator yang cukup hebat dan handal dalam membuat animasi. Ayo tunggu apalagi, segera kembangkan bakat para animator Indonesia. Kemajuan teknologi yang makin canggih sangat membantu dalam pembuatan animasi khususnya di Indonesia. Demikianlah artikel tentang cara membuat animasi. Selamat mencoba.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel