Tips Merawat Mobil yang Mudah Tanpa Harus Pergi ke Bengkel

Tips merawat mobil
Salah satu kebiasaan buruk yang banyak dilakukan oleh mereka yang memiliki kendaraan roda empat adalah malas merawat. Mereka hanya mengandalkan perawatan di bengkel sebulan sekali atau malah saat rusak saja karena malas bolak-balik. Sebenarnya merawat mobil bukan pekerjaan yang sulit kok. Dengan melakukan tips merawat mobil ini, kendaraan akan anti rusak.

Berbagai Tips Merawat Mobil yang Mudah Dilakukan di Rumah

Tips merawat mobil yang mudah
Setelah memiliki mobil, anda disarankan untuk melakukan perawatan rutin di bengkel setiap sebulan sekali atau kalau memang ada masalah. Nah, apakah hal itu sudah cukup? Jawabannya adalah tidak. Anda harus melakukan perawatan sendiri di rumah agar kendaraan tampil semakin prima.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat kendaraan roda empat di rumah. Meski anda tidak memiliki pengetahuan tentang otomotif, cara di bawah ini tetap bisa dilakukan.

1. Dicuci secara Rutin Bila Kotor

Merawat mobil sebenarnya bisa dilakukan dengan cara yang sederhana seperti mencucinya secara rutin. Meski bodi mobil sangat kuat dan bagian rangkanya terbuat dari bahan berkualitas, kalau kotor tetap tampak tidak sempurna. Belum lagi kalau sedang musim hujan dan mobil digunakan untuk menerjang banjir, kemungkinan besar akan sangat kotor.

Kalau bodi mobil benar-benar kotor, gunakan sabun khusus untuk mencucinya. Lakukan sehari sekali kalau memang kondisinya hujan. Hindari kotoran sampai kering dan akhirnya membentuk kerak. Mobil yang tidak terlalu kotor tidak perlu sampai dicuci setiap hari. Anda bisa mengelapnya sampai bersih sehingga bodinya tetap kinclong.

2. Membersihkan Lantai Hingga Jok Mobil

Membersihkan lantai, jok, hingga semua komponen bagian dalam mobil termasuk aksesori juga penting. Sapu bagian lantai dari mobil atau sela-sela jok yang menyimpan debu. Gunakan semacam vacuum cleaner kalau susah menjangkaunya. Usahakan untuk membersihkan jok atau bagian lain dari noda akibat makanan atau tinta.

Demi menjaga kebersihan bagian dalam dari kendaraan, beri tempat sampah kecil di bagian tengah. Jadi, sampah jenis apa pun khususnya bungkus makanan tidak dimasukkan ke belakang jok dan menumpuk di sana. Saat musim hujan, lapisi bagian bawah mobil dengan kain atau sejenisnya agar kotoran tidak menempel.

3. Mengganti Oli secara Rutin

Oli mesin sangat penting untuk menjaga kinerja mesin agar selalu sempurna. Oli bermanfaat untuk mencegah terjadinya gesekan yang kuat, melancarkan pembakaran, dan membuat mobil jadi bertenaga. Kalau oli tidak diganti secara berkala setelah menempuh jarak tertentu, kemungkinan besar mobil jadi mudah panas atau ngadat.

Kerak yang muncul di mesin membuat pembakaran jadi terganggu. Akhirnya kendaraan tidak bisa dijalankan dengan maksimal atau malah macet. Sebisa mungkin mengganti oli secara rutin, atur jadwal penggantian setelah beberapa bulan sekali atau setelah jarak tempuhnya di atas 10.000 km.

4. Mengecek Air yang Ada di Radiator

Mesin mobil yang digunakan selama berjam-jam akan mengalami kenaikan suhu secara cepat. Saat kenaikan suhu tidak bisa dikendalikan lagi, kemungkinan besar kendaraan akan mengalami overheating. Dampaknya, mobil jadi sering macet dan butuh didinginkan mesinnya terlebih dahulu.

Air pada radiator bekerja untuk meredam panas mesin yang berlebihan. Itulah kenapa mengecek air pada radiator secara berkala sangat penting untuk menghindari suhu mesin naik terlalu tinggi dan menurunkan fungsi mobil secara menyeluruh.

5. Pengecekan Ban dan Tekanannya

Ban juga sangat penting untuk diperiksa secara rutin. Kalau ban sampai rusak atau kempes, kendaraan tidak bisa dipakai. Selain itu risiko terjadi kecelakaan juga sangat besar. Oleh karena itu cek ban setiap hari sebelum berkendara apakah ada yang aneh atau tidak.

Jika anda sedang di luar dan mengunjungi tukang ban atau bengkel, coba cek juga tekannya. Usahakan agar tekanannya sedang baik, tidak terlalu kuat atau malah habis. Umumnya pengecekan tekanan bisa dilakukan sebulan sekali.

6. Periksa Rem dan Kopling

Periksa rem dan kopling secara berkala dengan cara merasakan saat berkendaraan. Jika rem atau kopling agak sulit dipakai atau butuh tekanan kaki dalam untuk melakukannya, berarti kampasnya sudah mulai menipis dan butuh diganti sesegera mungkin. Jangan biarkan rem atau kopling sampai sulit digunakan karena berpotensi sebabkan kecelakaan.

7. Menggunakan Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Setiap mobil yang ada di luaran sana memiliki kecocokan sendiri-sendiri dengan bahan bakar yang digunakan. Meski demikian, usahakan untuk menggunakan bahan bakar dengan oktan tinggi. Hal ini dilakukan untuk merawat mesin kendaraan agar tidak mudah mengalami kerusakan dan juga mengurangi polusi di jalanan.

Harga bahan bakar dengan oktan tinggi memang cenderung lebih mahal. Namun, sebanding dengan apa yang akan didapatkan. Lebih baik menambah beberapa ribu saja daripada mobil rusak dan kena biaya sampai jutaan.

8. Pengecekan Aki 

Aki memiliki air yang harus dicek juga secara berkala. Kalau sampai air habis, reaksi kimia yang menghasilkan listrik tidak terjadi. Dampaknya mobil tidak akan bisa distarter dan menyala. Kalaupun bisa menyala, masalah perlampuan juga akan terganggu.

Sebisa mungkin mengecek asam sulfat pada aki jika anda menggunakan jenis basah. Kalau menggunakan kering, coba isikan lagi listriknya agar tetap menghasilkan arus yang dipakai untuk menjalankan fungsi kelistrikan kendaraan.

9. Menggunakan Suku Cadang Asli 

Mobil yang dipakai dalam jangka waktu lama wajar jika ada beberapa bagiannya yang rusak. Misal lampu atau bagian mesin. Kerusakan ini bisa diatasi dengan mengganti bagian itu dengan produk asli. Jangan menggunakan spare part palsu yang ada di luar sana meski secara harga jauh lebih murah.

Beli spare part asli dan ganti sendiri di rumah jika ada kerusakan. Kalau penggantian sudah menyangkut masalah mesin dan itu rumit, sebaiknya dibawa ke bengkel. Daripada anda melakukan sendiri dan kerusakannya semakin parah, tentu kerugian yang didapatkan semakin besar.

10. Periksa Kabel dengan Benar

Tips merawat mobil yang terakhir adalah mengecek bagian kabel di mesin dengan benar. Cara ini bisa dilakukan oleh siapa saja meski tidak ada kemampuan dasar otomotif. Buka bagian depan mobil yang ada mesinnya. Cek kabel-kabel yang ada di sana apakah ada yang putus, lepas dari sambungan, atau sejenisnya.

Sambungan yang lepas bisa menyebabkan masalah seperti mesin enggan menyala, gangguan pada lampu, sampai fungsi kelistrikan. Jika tidak ada masalah di perkabelan, anda bisa menggunakan kendaraan dengan lebih tenang.

Merawat mobil secara rutin sangat wajib dilakukan mengingat biaya masuk bengkel sangat mahal. Apalagi kalau yang rusak adalah bagian penting seperti mesin. Anda bisa keluar sampai jutaan rupiah. Agar hal seperti ini tidak terjadi, tips merawat mobil di atas harus segera anda lakukan secara rutin di rumah.

Saat melakukan perawatan secara rutin, ada baiknya untuk selalu mengecek ada atau tidaknya hal janggal yang muncul. Misal AC di dalam mobil mendadak tidak dingin atau rem jadi semakin dalam saat diinjak. Selama masih bisa diatasi sendiri, lakukan perawatan atau perbaikan. Namun, kalau tidak bisa melakukannya, segera bawa ke bengkel terdekat. Terima kasih sudah membaca artikel ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel